BAB 11: Manusia dan Harapan

11.1. Pengertian harapan
travel-theme-dream-children-painting-vector-material_15-8697

Setiap manusia memiliki harapan. Apabila tidak memilikinya, itu berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan tergantung pada pengetahuian, pengalaman, lingkungan, dan kemampuan masing-masing. Harapan harus berdasarkan pada kepercayaan pada diri sendiri maupun kepada Tuhan yang Maha Esa. Tercapai atau tidaknya harapan tergantung pada usaha orang yang memiliki harapan tersebut.

Harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Apabila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan bisa dikatakan tidak terlalu muluk. Sementara cita-cita pada umumnya tinggi. Persamaannya, keduanya sama-sama menyangkut masa depan selain itu, dengan cita-cita maupun harapan, seseorang akan menginginkal yang naik dan meningkat.

dontLoseHope-e1367340558614

Sebab-sebab manusia memiliki harapan
1. Dorongan kodrat
Kodrat adalah sifat yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia diciptakan. Misalnya tertawa, menangis, dan sebagainya. Dorongan kodrat menyebabkan manusia memiliki harapan. Dalam diri manusia tumbuh sifat, kodrat pembawaan, dan kemampuan untuk hidup bergaul, bermasyarakat dengan manusia lain. Dengan kodrat ini manusia punya harapan.
2. Dorongan kebutuhan hidup
Manusia memiliki dorongan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan adanya dorongan kebutuhan hidup, manusia memiliki harapan. Menurut Abraham Maslow, kebutuhan manusia adalah:
a. Kelangsungan hidup
b. Keamanan
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
d. Diakui lingkungan
e. Perwujudan cita-cita

11.2. Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Dasar kepercayaan adalah kebenaran.

Menurut Dr. Yuyun Suruasumantri dalam bukunya “Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer”, terdapat tiga teori kebenaran. 1. Teori koherensi atau konsistensi
Sebuah pernyataan benar ketika konsisten dengan pernyataan sebelumnya.
2. Teori korespondensi
Suatu pernyataan benar apabila materi pengetahuan dalam pernyataan tersebut berkorespondensi (berhubungan) obyek yagn dituju.
3. Teori pragmatis
Kebenaran suatu pernyataan diukur dari fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.

11.3. Kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya
Kepercayaan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:
1. Kepercayaan pada diri sendiri
Pada hakekatnya percaya pada diri sendiri berarti percaya kepada Tuhan. Dengan percaya pada diri sendiri berarti kita percaya bahwa kita menang, tidak salah dan mampu mengerjakan tugas yang diserahkan padanya.
2. Kepercayaan kepada orang lain
Kepercayaan kepada orang lain berarti percaya terhadap kata-kata dan perbuatannya. Ada ucapan yamg menyatakn bahwa seseorang dipercaya karen aucapannya.
3. Kepercayaan kepada pemerintah
Tuhan adalah sumber kebenaran. Menurut teori teokratis, Raja dipilih oleh Tuhan dan menurut pandangan demokratis, kedaulatan berasal dari rakyat. Maka wajar bahwa manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah.
4. Kepercayaan kepada Tuhan
Keberadaan kita adalah karena Tuhan. Kepercayaaan pada Tuhan sangant penting untuk menguatkan tali penghubung antar manusia dan Tuhan. Jika manusia perlu pertolongan, ia harus percaya bahwa Tuhan selalu menyertainya.

Usaha manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhan
a. Meningkatakan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatakan ibadah.
b. Meningkatakan pengabdian kita kepada masyarakat.
c. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
e. Menekan perasaan negatif.

Referensi
Nugroho, Widyo dan Achmad Muchji. 1996. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Gunadarma.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s