Situ Mangga Bolong

IMG_20140322_172701

Sejarah Situ Mangga Bolong

Nama Situ Manggabolong diambil dari sebuah pohon mangga yang sempat tumbuh di kawasan tersebut. Pohon itu memiliki batang yang berlubang, maka dari itu Situ itu dinamakan Situ Mangga Bolong (Mangga = pohon mangga ; Bolong = lubang. Sekitar tahun 1960-an, Situ Mangga Bolong ini masih berupa rawa-rawa dan sawah seluas kurang lebih 17 ha yang ditumbuhi tumbuhan liar di sekitarnya. Kurangnya perhatian dari Pemerintah membuat Situ ini tidak terawat dan terlihat angker serta jarang dikunjungi. berbagai cerita berkaitan dengan banyaknya makhluk halus dan penghuni Situ kerap terdengar. ini sering menjadi cerita menakutkan. Padahal tempat tersebut berpotensi menjadi tempat wisata dan perairan di daerah sekitar sebagai salah satu pencegah banjir.

Secara perlahan-lahan, perubahan dan keangkeran kawasan ini mulai punah sejalan dengan upaya Pemda DKI Jakarta untuk melakukan penataan lingkungan dan kawasan di daerah Srensgseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini.

Keadaan Situ Mangga Bolong Saat Ini

Situ Mangga Bolong merupakan sebuah Situ yang letaknya cukup dekat dengan Situ Babakan. Menurut pengamatan kami, keadaan Situ Mangga Bolong sudah membaik, hanya saja upaya Pemerintah seakan berhenti di tengah jalan. Upaya yang terlihat seakan berhenti ini menyebabkan Situ Mangga Bolong terlihat tidak terawat. Upaya yang seakan berhenti ini dapat terlihat dari keadaan Situ yang tepiannya belum semuanya dibeton. Ditambah lagi beton yang ada mulai terkikis dan ditumbuhi lumut yang dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut apabila pembenahan Situ ini tidak dilanjutkan. Pemerintah seakan lebih memperhatikan Situ Babakan dibandingkan Situ Mangga Bolong.

IMG_20140322_172514

Selain itu, masalah yang lebih adalah sampah yang berserakan di sekitar Situ yang disebabkan karena pembuangan sampah sembarangan di selokan yang mengalir ke arah Situ Mangga Bolong. Ditambah lagi adanya “pembuangan kotoran” yang berada di tepian Situ yang belum dibeton. Ini mengakibatkan aroma tidak sedap tercium di sekitar Situ dan pencemnaran air.

IMG_20140322_172559

IMG_20140322_172244

Menurut penuturan salah satu warga, lahan Situ ini dulunya tidak sepadat saat ini, hanya berupa tanah merah yang luas. Kemudian masyarakat melihat tanah tersebut bisa diberdayakan untuk dijadikan tempat tinggal ataupun berkebun. Seiring berjalannnya waktu, mulai banyak pendatang yang menempati lahan kosong tersebut. Awalnya, tempat tinggal mereka hanya berupa gubuk ataupun rumah semi permanen. Kemudian mereka mengajukan sertifikat kepada pemerintah agar mereka bisa tinggal lebih lama di sana. Namun demikian, masih ada beberapa warga yang menyewa tanah di sana.

Menurut penuturan warga yang lain, terdapat lebih dari tiga RT dan dua RW yang mengelilingi kawasan Situ Mangga Bolong ini. Situ ini juga dijadikan sebagai tempat bersantai di waktu luang oleh warga sekitar, salah satunya sebagai tempat untuk menyalurkan hobi mereka, yakni memancing. Hasil pancingannya bisa dijadikan makanan sehari-hari ataupun dijual di warung makan. Biasanya yang ada di sana adalah ikan mujair. Pernah suatu kali dilepas ikan lele, namun jarang ada yang bisa mendapatkannya.

IMG_20140322_172514

Situ ini belum pernah banjir. Apabila air yang berada di Situ Mangga Bolong mulai tinggi, maka pintu air dibuka. Pintu air dibuka dengan tujuan agar air mengalir ke Situ Babakan, kemudian dari Situ Babakan air dialirkan ke Kali Lemteng Agung.

Upaya pemerintah

Sekitar tahun 2004-2005, mulai terlihat upaya pemerintah untuk melakukan pembangunan berupa jogging track, tanggul beton, dan bangku taman serta paga rpembatas antara jalan dengan kawasan Situ. Seiring berjalannya waktu, pembangunan tersebut berhenti, salah satunya pada pembuatan jogging track yang dibangun setengah jalan, padahal rencananya jogging track tersebut akan dibangun mengelilingi Situ. Ketidaktertiban warga menyebabkan bangku taman yang disediakan tidak terawat dan banyak coretan.

Disamping itu, Pemerintah telah mengupayakan untuk menanam pohon di area kawasan Situ agar Situ tersebut terlihat lebih asri dan hijau. Tetapi upaya penanaman tersebut kurang berhasil dikarenakan masyarakat sekitar kurang peduli dengan Situ itu. Alhasil, pohon-pohon tersebut terlihat gundul dan tak terawat.

Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat sekitar, mereka mengaku bahwa Pemerintah sudah memulai upaya pengerukan sampah yang tergenang di Situ. Namun sepertinya usaha tersebut belum dilakukan sepenuh hati. Ketika kamiberkunjing ke Situ tersebut, kami melihat masih banyak sampah tergenang di satu sisi Situ, sedangkan sisi yang lainnya bebas sampah. Tetapi masalah sampah ini sebenarnya harus kita kembalikan ke masyarakat itu sendiri, karena masih banyak dari mereka yan gmembuang sampah sembarangan di kawasan Situ.

Nama anggota:
– Elisabeth Elida
– Intan Sarah
– Jovita
– Laduni
– Maharani
– Nursyifa Fadhilla
– Restu Setiari Agusta
– Sekar Ayuning Ati
– Sukma Rahayu
– Widya Anissa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s